Apa Saja Akibat Shaken Baby Syndrome?

Shaken baby syndrome atau disebut juga sindrom bayi terguncang ada berbagai kumpulan gejala yang timbul akibat guncangan keras pada bagian kepala bayi.

Sindrom ini sering terjadi karena ketidaksengajaan mengayunkan bayi terlalu kencang. Shaken baby syndrome menjadi salah satu gangguan kesehatan pada bayi yang memiliki akibat cukup fatal.

Gangguan yang ditimbulkan dapat menyebabkan bayi mengalami kerusakan saraf, cedera otak, hingga kematian. Maka, penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui tentang sindrom ini. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai gejala dan penanganannya di artikel ini.

Apa Itu Shaken Baby Syndrome?

Shaken baby syndrome atau bayi terguncang merupakan gejala yang dapat membuat bayi mengalami trauma guncangan yang keras pada bagian kepala. Sindrom ini dapat menimbulkan beberapa gejala seperti perdarahan otak maupun pembengkakan pada otak.

Dengan kondisi otot leher bayi yang masih lemah tentu tidak sebanding untuk menompang kepalanya. Maka, otomatis akan mengakibatkan guncangan yang keras dan menimbulkan berbagai gejala yang membuat si kecil kesakitan.

Baca Juga : Kapan Bayi Mulai Berceloteh?

Ciri-ciri Gejala Shaken Baby Syndrome

Untuk gejala shaken baby syndrome ini tentu dapat mengancam kesehatan si kecil. Bayi akan rewel dan merasakan kesakitan setiap bagian tubuhnya, terutama kepalanya. Ciri-ciri yang lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Bayi akan terlihat sangat lemas
  2. Selalu gelisah dan sangat rewel sepanjang hari
  3. Bayi mengalami muntah
  4. Tidak mau menyusu atau menelan makanan
  5. Mengalami kejang
  6. Mendadak bayi mengalami sesak napas
  7. trjadinya penurunan kesadaran
  8. Mata tidak bisa fokus mengikuti satu objek tertentu
  9. Kulit bayi akan terlihat lebih pucat dan membiru
  10. Bayi akan mengalami tremor

Jika ciri-ciri tersebut terjadi pada si kecil segera bawa bayi ke IGD atau dokter terdekat agar bisa mendapatkan pertolongan dengan sesegera mungkin.

Beberapa gejala yang mungkin memang terlihat biasa, namun jangan dianggap remeh, karena dapat menyebabkan cedera  otak bayi yang tergolong sangat fatal.

Bagaimana Upaya Pencegahan Shaken Baby Syndrome?

Untuk mencegah terjadinya shaken baby syndrome dengan melakukan edukasi kepada para orang tua yang masih memiliki bayi.

Pasalnya masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa menimang bayi terlalu kencang dapat menyebabkan gejala yang gatal bagi si kecil.

Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegahnya, yaitu menggendong dan menimang bayi lakukan secara hati-hati. Dengan cara tersebut dapat membantu mengurangi shaken baby syndrome gejala.

Selain itu, pastikan untuk menghindari mengayun hingga melempar bayi terlalu kuat ketika ingin membuat si kecil senang atau sedang bercanda.

Tanpa di sadari hal ini akan membuat bayi merasakan kaget dan sakit bagian leher. Itulah mengenai shaken baby syndrome gejala fatal yang bisa menghambat tumbuh kembang si kecil nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *