bayi ngiler karena ngidam tidak terpenuhi

Bayi Ngiler karena Ngidam Tidak Terpenuhi, Mitos atau Fakta?

Bunda pasti sering kali mendengar, kalau ada bayi yang sering ngeces berarti waktu ngidam ada hal yang tak terpenuhi entah itu makanan, atau hal lainnya.

Pernyataan seperti ini sudah sering terdengar di telinga kita.

Pada masa kehamilan, biasanya ibu hamil sering kali ini ngidam dimulai dari makanan yang mudah ditemukan hingga yang tidak masuk akal. Mungkin hal tersebut Bunda pernah mengalaminya.

Meskipun begitu, tidak jarang saat mengalami ngidam keinginannya tidak terpenuhi.

Banyak yang mengatakan bahwa jika kita tida memenuhi kebutuhan ngidam seorang ibu hamil, maka nantinya anaknya akan ngileran.

Akan tetapi banyak juga yang mengatakan bahwa bayii yang ngileran tidak ada kaitannya dengan ngidam seorang ibu. Jadi manakah yang benar?

Nah, berikut ini beberapa hal yang tidak banyak orang ketahui mengenai bayi yang ngileran karena ngidam.

Baca juga : 11 Kesalahan wanita saat hamil yang harus dihindari

Benarkah ngidam tidak di turuti bayi akan ngiler atau ngeces?

cara mengatasi bayi ngiler

Pada saat ngidam tidak terpenuhi kebanyakan orang mungkin akan mengatakan bahwa jika tidak dituruti akan berakibat pada bayi yang lahir, yang nantinya akan sering meneteskan air liur. Apakah benar informasi tersebut atau hanya mitos belaka?

Jadi sebenarnya ngidam tidak terpenuhi mengakibatkan anak menjadi ileran adalah sebuah mitos.

Pada dasarnya ngidam merupakan cara tubuh untuk ibu hamil memberitahu bahwa tubuhnya membutuhkan suatu energi atau nutrisi yang dibutuhkan pada tubuhnya. Jadi ya harus tetap dipenuhi ya Bund hehe

Kemudian untuk masalah bayi yang ngiler itu dikarena si kecil belum bisa mengontrol air liur sampai umur 3 tahun. Jadi Bunda tidak perlu khawatir dan abaikan saja jika ibu hamil mengidam makanan yang dapat membahayakan kondisi Anda dan si janin.

Jadi intinya sudah jelas ya Bund, bahwa jika ibu hamil tidak memenguhi ngidamnya bisa mengakibarkan bayi ngileran kelak itu adalah sebuah mitos.

Menurut Morris dan Klein, ini batasan wajar mengiler pada bayi saat:

1-3 bulan, si kecil mengiler saat ia sedang duduk.

6 bulan, Terjadi pada saat si kecil memasukkan mainan ke dalam mulutnya. Di usia ini, mengiler juga bisa menjadi tanda kalau ia sedang mengalami tumbuh gigi.

9 bulan-3 tahun, Kemungkinan si kecil masih sedikit mengiler pada saat ia terlalu asik bermain atau tertidur dalam posisi tengkurap.

Tetapi, hal yang wajar mungkin saja perlu mendapat perhatian lebih khusus. Jadi, Bunda juga harus mengetahui kapan mengiler tersebut perlu diwaspadai.

Baca juga : Rekomendasi kado untuk bayi yang bermanfaat dan antimainstream

Penyebab bayi ngeces atau ngiler

cara mengatasi bayi ngiler

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa bayi yang ngiler karena nyidam sang ibu pada saat hamil tidak terpenuhi itu adalah mitos. Lantas apa yang menhadi pemici si kecil suka ngeces atau ngiler ?

Tenah bund, berikut ini pembahasan mengenai faktor penyebab bayi ngiler yang haru Bunda ketahui agar tidak terjadi salah paham.

Proses makanan dicerna

Seperti yang kita ketahui bahwa air liur berfungsi sebagai pelumas dalam mencerna makanan di dalam mulut.

Dengan demikian air liur dapat berfungsi untuk melembutkan tekstur makanan yang ada di mulut.

Sehingga, saat anak memulai MPASI, mereka akan lebih banyak mengeluarkan air liur.

Gigi akan tumbuh

ciri ciri gigi bayi tumbuh

Selain karena makanan penyebab bayi sering ngiler yang lainnyayaitu karena akan tumbuhnya gigi pada mulut si kecil atau yang lebih dikenal dengan fase teething.

Pada umumnya proses gigi tumbuh yang biasa terjadi saat bayi berusia 6-24 bulan.

Inilah beberapa gejala tumbuh gigi pada bayi, diantaranya sebagai berikut:

  • Gusi tampak lunak dan membengkak
  • Kebiasaan memasukkan benda atau jari ke mulut
  • Susah makan
  • Dorongan untuk mengigit benda
  • Jumlah air liur meningkat

Selain beberapa gejala diatas mungkin ketika memasuki fase ini si kecil akan lebih rewel dibanding hari-hari basanya. jadi Bunda harus lebih ekstra lagi dalam menjaga si kecil.

Air liur berfungsi normal

Air liur merupakan suatu cairan bening yang dihasilkan oleh beberapa kelenjar di daerah mulut.

Ada salah satu dokter anak yang mengatakan bahwa “Ketika bayi ngiler, ini menunjukkan bahwa air liut berfungsi dengan normal,

Air liur akan semakin banyak jumlahnya ketika kita mengunyah, mengisap, ataupun saat batuk.

Baca juga : Inilah penyebab alergi pada bayi dan cara mengatasinya

Membersihkan sisa makanan

bayi ngeces karena ngidam

Pada umumnya tubuh manusia akan membuat setidaknya sekitar 2 sampai 4 liter air liur setiap harinya. Fungsi dari air liur itu sendiri untuk menjaga kelembapan di mulut bayi.

Ketika si kecil ngiler atau ngeces itu artinya menandakan bahwa kesehatan mulut akan lebih terjaga. Jadi bukan karena ngidam yang tida terpenuhi ya Bund hehe.

Selain itu, fungsi lain dari air liur itu sendiri yaitu untuk membantu membersihkan sisa makanan, susu, ataupun ASI pada mulut bayi.

Hal yang perlu bunda perhatikan yaitu tanda-tanda lainnya jika anak masih mengiler hingga usia di atas 5 tahun ya. Jika sudah besar dan si kecil masih saja ngiler atau ngeces maka segera kosultasi ke dokter anak.

Meskipun hal yang seperti ini tidak berbahaya tetapi tujuannya agar kelak si kecil tidak malu atau minder dengan teman mainnya.

Nah itulah tadi bund penjelasan mengenai fakta dibalik ngidam tidak dituruti bikin anak ileran. Jadi itu semua hanyalah mitos, bukan fakta.

Nah, Bun, soal ngidam tidak terpenuhi bikin anak ileran itu tidak benar ya, itu hanya mitos. Dan ketika ngidam, pastikan makanan yang dikonsumsi tersebut aman dan tidak menimbulkan masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *