beda stunting dan wasting

Masalah gizi pada anak merupakan salah satu isu kesehatan yang penting di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Dua kondisi gizi buruk yang sering menjadi perhatian utama adalah stunting dan wasting. Meski keduanya berkaitan dengan malnutrisi, stunting dan wasting memiliki perbedaan signifikan dalam hal definisi, penyebab, dampak, dan pendekatan penanganannya. Artikel ini akan menguraikan perbedaan-perbedaan tersebut secara mendetail.

Definisi Stunting dan Wasting

Stunting

Definisi: Stunting adalah kondisi di mana anak memiliki tinggi badan yang rendah untuk usianya. Ini adalah indikator dari pertumbuhan kronis yang terhambat dan seringkali merupakan hasil dari malnutrisi yang berlangsung lama, infeksi berulang, atau kurangnya asupan nutrisi yang memadai selama periode pertumbuhan yang kritis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (dari kehamilan hingga usia dua tahun).

Pengukuran: Stunting diukur dengan membandingkan tinggi badan anak dengan standar tinggi badan anak normal pada usia yang sama. Anak dianggap stunted jika tinggi badannya berada di bawah -2 standar deviasi dari median standar pertumbuhan anak WHO.

Wasting

Definisi: Wasting adalah kondisi di mana anak memiliki berat badan yang rendah untuk tinggi badannya. Ini adalah indikator dari malnutrisi akut yang sering terjadi akibat penurunan berat badan yang drastis dan cepat dalam waktu singkat, biasanya akibat penyakit atau kekurangan makanan yang akut.

Pengukuran: Wasting diukur dengan membandingkan berat badan anak dengan standar berat badan untuk tinggi badan anak normal. Anak dianggap wasted jika berat badannya berada di bawah -2 standar deviasi dari median standar pertumbuhan anak WHO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *