Proses Bayi Tabung: Mengetahui Frekuensi Waktu dan Tahapan

Berapa lama proses bayi tabung seringkali menjadi pertanyaan kebanyakan pasangan yang sudah lama menikah, namun belum di berikan anak, maka bayi tabung menjadi solusinya tapi perlu untuk mengetahui setiap tahapannya.

Bayi tabung menjadi solusi yang sekarang banyak dilakukan oleh pasangan yang mengalami kesulitan kehamilan. Namun, sebelum melakukannya setiap pasangan diharuskan mengetahui tahapan-tahapannya terlebih dahulu dari awal hingga transfer embrio.

Tujuan dari bayi tabung tentu untuk mendapatkan keturunan yang prosesnya melibatkan pengambilan sel telur dari ovarium wanita dan melakukan pembuahan dari sel sperma pasangan di laboratorium. Nah, untuk mengetahui lebih lengkap tentang berapa lama proses bayi tabung. Simak ulasannya di bawah ini.

Mengetahui Berapa Lama Proses Bayi Tabung?

Memiliki anak dengan metode ini memang memerlukan proses yang panjang, setiap pasangan juga harus memperhatikan kesehatan mereka. Untuk waktu yang dibutuhkan setiap pasangan tentu berbeda-beda tergantung dari respon tubuh pasiennya, serta jumlah siklus stimulasi ovarium yang diperlukan.

Biasanya dokter akan menjelaskan jika prosesnya membutuhkan waktu beberpa minggu atau bulan. Bagi Anda yang berencana untuk melakukan bayi tabung sebaiknya mengetahui frekuensi waktunya dan tahapan-tahapannya berikut ini.

1.      Melakukan Induksi Ovalusi

Untuk melakukan induksi ovalusi biasanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 minggu sebelum melakukan pengambilan sel telur. Induksi ovalusi biasanya akan diberikan dengan obat-obatan yang dapat merangsang ovarium, seperti FSH (follice-stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone).

Selanjutnya akan diberikan obat untuk pematangan sel telur seperti (human chorionic gonadotropin) dan diberikan suplemen hormon progesteron agar dapat mempersiapkan dinding rahim untuk menempelkan embrio. Pasien akan mendapatkan obat-obatan tersebut hingga 7-14 hari kedepan.

2.      Pengambilan Telur

Pada tahapan ini, pertama akan dilakukan aspirasi folikular merupakan pengambilan sel telur dari rahim yang pengambilannya menggunakan jarum kecil sesuai panduan USG transvaginal. Untuk sel telur yang berhasil diambil akan di uji oleh dokter terlebih dahulu mengenai kualitasnya dan memilih yang matang sebelum disimpan dalam wadah inkubasi.

3.      Pengambilan Sperma

Tahapan selanjutnya adalah pengambilan sperma, di mana pengambilan sperma ini dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan testis menggunakan jarum.

4.      Proses Pembuahan

Pada proses membuahi biasanya satu sel sperma dan satu sel telur yang berada dalam sebuah tabung. Proses pembuahan ini sekitar 16-20 jam dan dikultur 3-5 hari hingga menjadi embrio, kemudian siap ditrasfer pada Rahim.

5.    Hasil

Setelah transfer embrio berhasil, pasien harus menunggu selam 12-14 hari untuk memastikan bahwa telah mengandung. Selama masa tunggu dokter akan memberi resep obat dan menyuntikan penguat Rahim untuk membantu pertumbuhan dan mempertahankan embrion dalam rahim.

Jadi, berapa lama proses bayi tabung? Proses bayi tabung setiap pasangan waktu yang berbda-beda disesuikan dengan hormon tubuh pasien. Dalam proses bayi tabung tidak hanya menjaga Kesehatan saja, tetapi harus selalu berdoa dan sabar menjalani setiap prosesnya.

Nah, buat Moms yang bingung mencari perlengkapan bayi, tenang sekarang Baby CloudFoam telah hadir dengan berbagai produk menarik. Moms bisa mendapatkan perlengkapan bayi yang dibuat dengan bahan alami yang berkualitas.

Moms juga bisa mendapatkan Bantal Kacang Hijau terbaik, yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi tidur si kecil. Chat admin kami untuk mendapatkan penawaran produk terbaik lainnya, ya Moms!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *