Gangguan Bicara Pada Anak: Penyebab dan Jenisnya

Gangguan bicara pada anak atau speech delay biasanya akan mempengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi. Tentunya gangguan bicara akan membuat orang tua merasa khawatir dengan kondisi tersebut.

Namun, perlu Moms ingat jika kemampuan bicara setiap anak berbeda-beda. Normalnya saat anak memasuki usia 12-18 bulan si kecil sudah mampu mengucapkan kata sederhana, seperti “mama atau papa”. Nah, agar Moms mengetahui berbagai jenis gangguan bicara yang harus diwaspadai adalah berikut ini.

Apa Saja Jenis Gangguan Bicara Pada Anak?

Ketika memasuki usia 12 bulan, Moms perlu memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan si kecil secara maksimal. Hal ini dilakukan agar mengetahui kondisi anak dengan baik. Seperti berbagai jenis gangguan pada anak di bawah ini.

1.     Gangguan Bicara Apraksia

Gangguan bicara apraksia biasanya disebabkan karena gangguan genetik dan metabolisme. Namun, ada beberapa faktor lain yang memicu terjadinya gangguan tersebut, seperti sering mengonsumsi alkohol atau bayi yang lahir secara prematur.

Untuk gangguan ini biasanya akan terdeteksi di usia anak kurang dari 3 tahun. Ditandai dengan anak kesulitan untuk menghisap atau membuka mulut, serta kesulitan mengucapkan kata di awal dan akhir huruf. Mereka akan terbata-bata saat mengucap suatu kata atau kalimat.

2.     Gangguan Bicara Disartria

Gangguan ini menjadi salah satu kelainan yang terjadi pada sistem saraf dan memengaruhi otot yang berfungsi bicara. Meskipun kondisi tidak memengaruhi tingkat kecerdasan anak, namun si kecil kesulitan dalam mengontrol otot-otot bicara.

Ada beberapa hal yang menyebabkankan timbulnya gangguan disartria adalah cedera kepala atau kelumpuhan otak. Biasanya disartria akan ditandai dengan gejala suara serak atau bicara cadel karena kesulitan lidah maupun otot-otot wajah.

3.     Gagap

Gagap menjadi salah satu gangguan bicara yang sering kali terjadi pada si kecil. Gagap merupakan  pengulangan saat bicara tanpa disengaja.

Biasanya gagap akan ditandai dengan alur bicara yang terbata-bata dan tidak lancar. Kondisi ini sebenarnya hal yang wajar ketika si kecil memasuki usia belajar bicara.

Penyebab Gangguan Bicara Pada Anak

Proses berbicara anak biasanya dimulai dari usia 12 bulan, Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan bicara pada anak seperti berikut ini.

1.     Kurang Memberikan Stimulasi

Anak yang kurang mendapatkan stimulasi ternyata dapat membuat mereka mengalami gangguan bicara. Dengan melakukan pendekatan dan komunikasi yang baik dapat membantu si kecil dapat berbicara dengan baik. Maka, sangat penting untuk memberikan stimualsi pada si kecil sejak dini.

2.     Kehilangan Pendengaran

Gangguan bicara biasanya juga disebabkan karena si kecil kehilangan pendengaran. Mereka akan mengalami kesulitan mendengar dan menyusun kata. Kesulitan ini terjadi karena bagian otak yang berfungsi untuk komunikasi tidak berkembang.

3.     Autisme

Pada penderita autis akan mempengaruhi cara berbicara mereka. Anak dengan gangguan autis akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Selain itu, juga kesulitan dalam mengikuti petunjuk orang lain.

Dengan beberapa penyebab dan jenis gangguan bicara pada anak diatas, Moms perlu mewaspadainya apabila muncul tanda-tanda anak kesulitan dalam berkata-kata. Untuk mendapatkan penangan yang tepat Moms bisa konsultasikan pada dokter spesialis anak mengenai tumbuh kembang mereka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *