Terapi Anti Peyang yang Bisa Moms Lakukan untuk Bayi Newborn

Halo Moms! Siapa yang tidak ingin bayi mereka tumbuh dengan kepala yang bulat sempurna? Salah satu kekhawatiran umum di kalangan orang tua baru adalah bentuk kepala bayi yang tidak simetris atau sering disebut dengan kepala peyang. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya, tetapi bisa membuat orang tua cemas. Untungnya, ada berbagai terapi yang bisa Moms lakukan untuk mencegah atau mengatasi kepala peyang pada bayi. Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut!

Apa Itu Kepala Peyang?

Kepala peyang, atau dalam istilah medis disebut plagiocephaly, adalah kondisi di mana bentuk kepala bayi menjadi tidak simetris. Ini sering terjadi karena tengkorak bayi yang masih lunak dan mudah berubah bentuk. Penyebab umum kepala peyang adalah posisi tidur yang tidak berubah, di mana bayi selalu tidur dengan posisi yang sama.

Mengapa Kepala Peyang Terjadi?

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kepala bayi menjadi peyang:

  1. Posisi Tidur yang Tetap: Jika bayi selalu tidur dengan kepala menghadap ke satu sisi, tekanan pada area tersebut bisa menyebabkan kepala menjadi datar.
  2. Kelahiran Prematur: Bayi prematur memiliki tengkorak yang lebih lembut dan lebih rentan terhadap deformasi.
  3. Waktu yang Lama di Kursi Bayi atau Kereta Dorong: Terlalu banyak waktu di tempat-tempat ini bisa menyebabkan tekanan pada bagian belakang kepala bayi.
  4. Posisi Rahim: Kadang-kadang posisi bayi dalam rahim selama kehamilan bisa menyebabkan bentuk kepala yang tidak merata saat lahir.

Terapi Anti Peyang yang Bisa Moms Lakukan

Berikut ini beberapa terapi dan langkah pencegahan yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi kepala peyang pada bayi newborn:

  1. Variasi Posisi Tidur
    • Tummy Time: Ini adalah waktu di mana bayi diletakkan tengkurap saat dia bangun. Tummy time membantu memperkuat otot leher dan punggung bayi, serta mengurangi tekanan pada bagian belakang kepala.
    • Ubah Posisi Kepala Saat Tidur: Setiap kali Moms meletakkan bayi untuk tidur, coba ubah posisi kepala bayi. Misalnya, jika bayi biasanya tidur dengan kepala menghadap ke kanan, coba arahkan kepala bayi ke kiri pada tidur berikutnya.
  2. Pakai Bantal Khusus
    • Bantal Anti Peyang: Ada banyak bantal yang dirancang khusus untuk mencegah dan mengatasi kepala peyang. Bantal ini membantu mendistribusikan tekanan secara merata dan menjaga kepala bayi tetap bulat.
  3. Posisi Menyusui yang Berbeda
    • Ganti Posisi Menyusui: Saat menyusui, coba ubah posisi bayi agar tekanan pada kepala bayi bervariasi. Moms bisa menyusui dengan posisi cradle hold, football hold, atau posisi lainnya yang nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *